-->

Pembahasan Lengkap Perihal Bounce Rate

Pembahasan Lengkap Tentang Bounce Rate - Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Pengertian Bounce Rate berarti 'Tingkat Bouncing', 'Rasio Pentalan' atau 'Tingkat Kepentalan' pengunjung yang mengunjungi salah satu halaman situs web  dan 'tidak' mengunjungi halaman web lainnya. Sebuah situs gres akan dianggap berkualitas 'baik' bilamana mempunyai persentase tingkat kepentalan pengunjung yg sangat rendah, dan sebaliknya akan dianggap mempunyai dapat dipercaya yang 'buruk' bilamana mempunyai persentase tingkat kepentalan pengunjung yg sangat tinggi.

Sebab perhitungan Bounce Rate terjadi yaitu jikalau pengunjung:

  • Mengklik link ke halaman situs web yang berbeda domain (Eksternal Link).
  • Menutup tab / jendela pada web browsernya.
  • Mengklik tombol 'back' pada web browsernya.
  • Mengetik URL gres pada adress kafe web browsernya
  • Sesi-timeout terjadi / Koneksi terputus.


Contohnya, Anda mencari 'Sepatu Murah' di google search, kemudian Anda mengklik salah satu halaman situs dan dalam sepersekian detik Anda keluar lagi dari halaman tersebut alasannya dirasa tidak memuaskan atau mungkin alasannya harga sepatu yang ditawarkan pada halaman tersebut terlalu mahal.

Tapi, jikalau Anda mengklik tautan sepatu murah lainnya yang ditawarkan oleh situs tersebut (masih dalam satu domain / internal link) maka perhitungan Bounce Rate atau tingkat bouncing pada situs tersebut tidak akan terjadi.

#Dampak Bounce Rate Terhadap SEO

Dalam SEO dan Algoritma Google, Dampak Bounce Rate sangat besar lengan berkuasa besar untuk memilih peringkat situs kita di SERP (Search Engine Result Page), alasannya Bounce Rate yaitu suatu konsep “penilai” kualitas kunjungan atau halaman situs web.

Dengan konsep Bounce Rate,  jikalau Rasio Pentalan pengunjungnya sangat rendah maka sanggup mendongkrak posisi situs kita di SERP. Sebaliknya, jikalau Rasio Pentalan pembaca atau pengunjungnya sangat tinggi maka sanggup menurunkan posisi situs kita di SERP

Dalam Algoritma Google Panda dikatakan bahwa beberapa konten atau postingan yang jelek sanggup mensugesti keseluruhan situs, begitu pun sebaliknya. Tentu masuk logika jikalau kita mengaitkannya dengan konsep bounce rate ini.

Jadi, jikalau posisi situsmu di SERP tidak naik-naik atau malah semakin hari semakin merosot, mungkin saja permasalahannya disini. Coba cek beberapa artikel yang pernah teman publish, lihat jumlah page view dan posisi artikel tersebut di SERP berdasarkan kata kunci targetnya. Jika nilai atau posisinya buruk, segera lakukan perbaikan konten (edit) kemudian posting ulang artikel tersebut.

#Bouce Rate Ideal Untuk SEO

Menurut artikel Inc.com wacana bounce rate yaitu sebagai berikut:

“As a rule of thumb, a 50 percent bounce rate is average. If you surpass 60 percent, you should be concerned. If you’re in excess of 80 percent, you’ve got a major problem.”

Diatas dijelaskan, jikalau bounce rate sebuah situs berada di kisaran 50 persen itu masih terbilang normal, jikalau tingkat bouncing website telah mencapai lebih dari 60 persen itu tandanya Anda harus mulai peduli, sedangkan kalau sudah lebih dari 80 persen, maka situs Anda sedang punya persoalan besar.

Lalu bagaimana Cara menghitung nilai persentase bounce rate? rumusan berikut yaitu patokan saya dlm menghitung nilai persentase bounce rate.

- Cara menghitung Bounce Rate

B= A / C x 100%
B: Nilai persentase bounce rate
A: Jumlah pengunjung yg hanya mengunjungi satu halaman
C: jumlah total kunjungan semua halaman

Contoh 

Situs Anda dikunjungi 200.000 pengunjung perbulannya (C). Namun hanya 50.000 pengunjung yg mengunjungi satu laman (A), maka nilai persentase bounce rate situs Anda yaitu = 50.000/200.000 x 100% = 25 %

Sebenarnya Anda tidak perlu repot-repot untuk menghitungnya sendiri alasannya Anda bs menganalisis nilai bounce rate situs Anda melalui google analytics.

#Cara Menurunkan Bounce Rate

Bagaimana caranya biar persentase Bounce Rate menjadi rendah atau ideal? maka bekerjsama pertanyaan ini sama dengan “bagaimana caranya biar pengunjung betah berlama-lama berdiam pada situs kita?”. Bagaimana menurutmu? Klo berdasarkan saya yaitu sebagai berikut:

1 - Buat Loading / Kecepatan Situs Seringan Mungkin

Siapa yang suka dengan situs yang loadingnya berat, sementara bagi mereka masih ada banyak pilihan situs referensi lainnya yang sanggup ditemuinya di google. Buanglah atribut-atribut web / blog yang tidak terlalu penting, lebih baik jangan memasang terlalu banyak gambar ke dalam konten jikalau gambar itu tidak terlalu diperlukan.

Mengoptimalisasikan loading / kecepatan situs seringan mungkin juga termasuk dalam upaya SEO yang sangat penting, tidak heran jikalau situs-situs yang bertengger di halaman pertama google yaitu mereka-mereka yg mempunyai situs ringan.

2 - Buat Tampilan Menjadi Rapi

Sebuah web semantik jauh lebih disukai pengunjung jikalau dibandingkan dengan web yang acakadul. Untuk menata struktur web yang manis dan rapi, Anda sanggup mencontohnya dari situs-situs berita. Situs-situs gosip sangat paham betul mengenai semantik web, web yang bermakna, web yang mempunyai nilai substansial dan unik, web yang mempunyai kegunaan bagi para pembacanya.

Salah satu pola dalam menata struktur situs yang disukai pembaca yaitu sanggup dengan menambahkan widget seperti; related post (posting terkait)

3 - Perbanyak Internal Link

Wikipedia yaitu situs yg paling saya sukai jikalau kita membicarakan soal internal link. Dan sanggup dibilang kalo saya yaitu orang yang gak pernah cuma sekali membuka satu laman disana, maksudnya setiap kali saya mengunjungi wikipedia niscaya sering klak klik kluk didalamnya.

Untuk menautkan laman antar laman tentu sebelumnya kita harus menciptakan halaman/post sebanyak-banyaknya dulu. Masih ingat pepatah “Content is King” 

Yah jikalau Anda seorang blogger, webmaster, atau internet marketer, selain konten per konten dan ilmu pengetahuan, apalagi yg sanggup Anda tawarkan sebagai entri masuk?

Jika web hanya satu laman, buatlah artikel yang panjang, unik, menarik, dan menjawab..

Web untuk Bisnis Online biasanya hanya mempunyai satu atau beberapa laman saja. Tentunya sebuah web yang hanya mempunyai sedikit laman maka besar kemungkinan tingkat bouncing akan membuncit.

#Cara Terbaik

Untuk mengatasi hal ini yaitu sanggup dengan menciptakan artikel yang sepanjang-panjangnya.

Tapi, menciptakan artikel yang panjang beresiko tidak relevan dengan tema atau kata kunci targetnya, maka dari itu Anda harus berhati-hati dan tetap fokus dalam mengupasnya.

Artikel yang sanggup menjawab pertanyaan-pertanyaan dari tema utama yaitu artikel yang terbaik. Namun selain mencerahkan, jangan Anda buat pembaca menjadi bosan dengan basa-basi. Disnilah peranan artikel unik dan menarik di perlukan

Demikian Artikel wacana Pembahasan Lengkap Tentang Bounce Rate. Semoga sanggup Bermanfaat untuk Kita semua.

0 Response to "Pembahasan Lengkap Perihal Bounce Rate"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel